Selasa, 04 Mei 2010

Pengaruh Terapi Musik Klasik


Musik Klasik Terapi Musik Barat Modern

Awal abad ke 19, sebagian dokter spesialis saraf Eropa menemukan, sebagian pasien meskipun sama sekali tidak bereaksi terhadap berbagai rangsangan, tetapi hanya terhadap musik memiliki daya serap. Sejak saat itu kolaborasi antara musik dan ilmu kedokteran juga berangsur dihargai orang.


Pada awal abad ini, berbagai badan pengurus penyandang cacad di berbagai Negara Eropa - Amerika dan panti asuhan serta sekolah pendidikan luar biasa juga mulai menggunakan musik untuk memperbaiki gangguan jiwa dan raga pada anak cacat dan orang dewasa, dan menemukan ternyata efeknya sangat baik.

Terapi musik menjadi kurikulum resmi dimulai pada masa perang dunia ke 2 dan pada masa akir, ialah ketika musik mulai diperhatikan bisa mendorong pemulihan dan penyembuhan pasien “Koma parit pertempuran”.

Tidak lama sesudah itu, demi meningkatkan sifat keilmiahan terapi musik dan menyiapkan norma dan dukungan bagi para ilmuwan, pada tahun 1950 telah didirikan Himpunan Terapi Musik Negara di Amerika.

Dari berbagai penelitian ditemukan, syaraf penerus musik dan syaraf penerus rasa sakit adalah sama, para dokter dengan demikian menggunakan musik untuk mengurangi derita wanita yang sedang melahirkan; klinik gigi menggunakannya untuk menenangkan pasien; selain itu juga bisa digunakan untuk menghilangkan sebagian gejala penyakit kanker dan efek sampingan dari terapi kanker.

Dari konsultasi perkawinan hingga ke terapi penyakit depresi dan penyakit mental, dewasa ini semakin banyak saja terapi kejiwaan menggunakan musik sebagai penanganan terapi psikologis, musik membantu penderita mengenali perasaan diri sendiri dan membantu penderita memperbaiki emosi yang negatif.


Sumber : Digital New Acces

5 Kerangka Prasejarah DiTemukan Di Batujaya


5 Kerangka Prasejarah Ditemukan di Batujaya

Karawang, Kompas – Tim penggalian dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang, yang bekerja dalam proyek Pemugaran Candi Blandongan sejak pertengahan April lalu, menemukan lima kerangka manusia. Kerangka diduga berasal dari masa akhir prasejarah.

Candi Blandongan merupakan salah satu candi di kompleks Percandian Batujaya, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Lokasi penemuan kerangka merupakan areal persawahan di sebelah tenggara halaman candi.


Kerangka manusia sepanjang 170 cm disertai periuk bekal kubur di ujung kaki ditemukan utuh di keda laman 1 meter, membujur arah timur laut-barat daya, azimuth 60 derajat di halaman Candi Blandongan, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Foto diambil hari Jumat ( 30/4).

Kelima kerangka yang terkubur di kedalaman satu meter posisinya berjejer dengan kepala arah 60 derajat ke Timur Laut. Salah satu kerangka terlihat utuh dari ujung batok kepala hingga ujung tulang kaki, panjangnya 170 sentimeter. Di dekat kerangka terdapat barang gerabah, baik dalam kondisi utuh maupun pecahan, serta benda dari logam. Tak jauh dari lokasi kerangka juga ditemukan dua batu menhir, berukuran 2,1 meter dan 2,2 meter.

Arkeolog senior Hasan Djafar mengatakan, kerangka itu adalah manusia dari masa akhir prasejarah (sekitar abad ke-2 atau ke-3 Masehi), sebelum masa percandian di lokasi itu yang merujuk tentang peradaban zaman Kerajaan Tarumanagara.

”Kerangka ini merupakan manusia dari masa akhir prasejarah. Hal ini terlihat dari bekal kubur yang disertakan pada mayat, yaitu gerabah seperti tempayan atau periuk dan alat-alat dari logam atau besi yang merupakan persenjataan milik orang yang dikubur,” kata Hasan. Menurut Hasan, itu adalah kerangka nenek moyang jauh sebelum masa Hindu dan Buddha berkembang, sudah ada sebelum Candi Blandongan dibangun.

Pengangkatan peninggalan prasejarah ini rencananya dilakukan tanggal 5 Mei 2010. Identifikasi diperlukan untuk mengetahui secara tepat umur kerangka, jenis kelamin, dan rasnya, apakah dari ras mongoloid seperti pernah ditemukan sebelumnya di sekitar candi atau australomelanesoid.

Arkeolog yang bertugas di lapangan, Juliadi, mengatakan, sebelum kerangka diangkat, tim akan melakukan perekaman data seperti penggambaran, pemotretan, dan pengukuran lapisan tanah. Proses analisis anatomi dan rekonstruksi rencananya dilakukan di lokasi.

Setelah diangkat, kerangka akan disimpan sementara di bengkel atau tempat kerja di Batujaya. ”Selanjutnya, kerangka bisa menjadi obyek penelitian. Tidak tertutup kemungkinan ada pengembangan situs Batujaya. Kerangka bisa dipajang di museum agar masyarakat bisa mengapresiasi warisan budaya,” demikian papar Juliadi.

Kegiatan penggalian di sekitar Candi Blandongan terkait dengan pemugaran candi tahap ke-11 setelah dimulai tahun 1999. Pemugaran pernah vakum pada 2000. Penggalian dilakukan karena ada kecurigaan terdapat kerangka di tiga titik lokasi. Informasi itu didapat dari masyarakat sekitar yang mengolah areal persawahan di sekitar candi. Penggalian akan diteruskan hingga September 2010.(GI/INO/KPP/SJ /Litbang Kompas)

(Kompas, Senin, 3 Mei 2010)

Sumber : Hurahura 3 Mei 2010


Junk Food berpotensi timbulkan depresi?
Ragam - Kesehatan



Sebuah penelitian baru menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang sudah diproses akan mengakibatkan depresi dan kecemasan.

Fakta ini diperoleh dari hasil penelitian tim dari University of Melbourne, Australia. Mereka mensurvei 1.046 perempuan usia 20-93 tahun secara acak, selama lebih dari 10 tahun. Mereka lantas membuat suatu evaluasi psikiatri dan menilai pola makan wanita secara teratur. Dari situ didapati bahwa wanita yang menerapkan pola makan ala barat -seperti burger, pizza, roti putih, keripik kentang, dan minuman yang tinggi kadar gulanya- lebih cenderung mengalami mood disorder ketimbang mereka yang menerapkan pola makan Australia, yaitu sayuran, buah-buahan, daging merah, ikan, dan gandum utuh.

Kemungkinan ini tetap berlaku, terlepas dari usia wanita, berat badan, status ekonomi dan sosial, pendidikan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan minum-minuman keras. Hal ini tentu mengejutkan, karena faktor-faktor tersebut biasanya saling berkaitan. Misalnya, orang yang menerapkan pola makan yang buruk, berat badannya terus bertambah, dan hal ini menyebabkan depresi. Atau, orang yang sedang depresi bisa melarikan diri ke makanan, dan hal ini bisa membuat berat badan naik. Mengapa hanya karena mengonsumsi junk food lalu jadi depresi?

Sayangnya, tim peneliti hanya menyimpulkan bahwa pembalikan penyebab tidak dapat dijadikan perkecualian oleh studi mereka. Namun terlihat bukti-bukti kuat bahwa pola makan dan kesehatan mental memang saling terkait. Dan hal ini memang cukup mengkhawatirkan.

Menurut National Institute of Mental Health, lebih dari 26 persen orang Amerika berusia di atas 18 tahun (atau 1 dari 4 orang) mengalami mood disorder seperti depresi dan kecemasan. Depresi juga terlihat lebih banyak dialami wanita daripada pria. Mungkinkah karena lebih banyak wanita yang melarikan diri ke makanan saat sedang stres?


Sumber : WASPADA ONLINE
Thursday, 21 January 2010 14:31

Depresi Pada Remaja

Depresi bisa sebabkan bunuh diri
Warta - Medan



MEDAN - Ahli psikologi dari RSUD Dr Pirngadi Medan (RSPM), Indah Kumala, mengatakan banyaknya kasus bunuh diri yang terjadi di Indonesia dipicu oleh depresi yang berlebihan,sehingga menyebabkan seseorang tersebut bisa berbuat nekat.

Hal itu dikatakannya menanggapi aksi bunuh diri yang dilakukan oleh seorang gadis Tionghoa pada, Minggu (25/4) di Plaza Medan Fair. “Ini disebabkan gadis tersebut mengalami depresi yang berlebihan,” katanya, malam ini.

Indah mengatakan, seseorang yang mengalami tekanan stres yang berlebihan, cenderung akan berbuat nekat untuk menyelesaikan masalahnya. Salah satunya dengan bunuh diri.

Menurut Indah, biasanya remaja mempunyai potensi yang lebih kuat untuk melakukan aksi bunuh diri. Karena jiwanya masih labil dan gampang putus asa.

“Ini pula yang menyebabkan banyak kasus bunuh terjadi dilakukan oleh kaum remaja,” katanya.

Untuk itu, diharapkan peran orang tua untuk selalu menjaga dan mendampingi anaknya, agar terhindar dari perbuatan nekat, dan juga memotivasi anaknya agar tidak mengalami tekanan mental dan psikologis.

Sumber : PRAWIRA SETIABUDI
Koordinator Liputan
WASPADA ONLINE
Warta - Medan
Senin, 26 April 2010 20:34

9 Gejala Stres Dan Cara Mengatasinya

Para pakar kesehatan sepakat bahwa stres (khususnya pada perempuan) bisa mendera dengan beberapa gejala yang mengejutkan.Maka waspadailah setiap sinyal yang diberikan otak terhadap kemungkinan gejala stress yang menyerang kita.

Berikut 9 symptom stress dan cara membalik efeknya:

1. Nyeri Otot
Serangan stress bisa berupa rasa sakit dan nyeri di otot, termasuk otot leher.
Elizabeth Lambardo phD, MS, PT, seorang psikolog dan ahli terapi fisik di Wexford – Pennsylvania, yang juga penulis buku “A Happy You: Your
Ultimate Prescription for Happiness” menyebutkan bahwa stres jelas
mempengaruhi sistem muskuloskeletal kita yang menimbulkan ketetgangan,
kontraksi otot dan atau kejang pada otot.

Jika Anda mengalami gejala stres yang berhubungan dengan otot seperti ini,
cobalah untuk ambil napas dalam-dalam sebanyak 5-10 kali dan fokus pada
relaksasi daerah yang tegang di tubuh Anda. Untuk ketegangan di leher,
cobalah memutar lembut leher atau meminta orang terkasih untuk mengusuk
bahu dengan cepat.

2. Mata Berkedut
Apakah Anda pernah mengalami mata kedutan? Kondisi temporer yang sering terjadi ini sangat mengganggu dan mengkhawatirkan, dan ini bisa dipicu oleh stres dengan kondisi yang dikenali sebagai “blefarospasme.”

Menurut Debbie Mandel, MA, seorang pakar stress dan ahli kesehatan yang
menulis buku “Addicted to Stress: A Woman’s 7-Step Program to Reclaim Joy
and Spontaneity in Life”, cara mengatasinya dengan menutup mata dan
membayangkan tempat yang paling membahagiakan kita. Selain itu istirahatkan mata dari pandangan terfokus, lakukan peregangan setiap 20
menit dengan melihat ke luar jendela pada lanskap yang lebih luas.
3. Gigit Kuku

Kuku atau bagian lain di jari terlihat buruk akibat sering digigit, merupakan
ciri-ciri mereka yang suka gugup. Kebiasaan menggigit kuku merupakan pengalihan yang sering dilakukan perempuan untuk menyalurkan stress
dengan mengganggu diri sendiri dengan apa yang dikenal sebagai kepuasan oral.

Menurut Mandel, cobalah menghentikan kebiasaan ini dengan menyalurkannya pada benda lain seperti bola kecil yang bisa diketuk-kletuk atau diputar-putar untuk membantu mengeluarkan stres.

4. Rongga
Semua orang juga tahu kalau mengulur-ngulur waktu untuk perawatan
gigi merupakan cara cepat membuat gigi berlubang, namun stress juga ternyata bisa menjadi penyebabnya.

Ada kebiasaan untuk menggerutukkan gigi dengan gigi pada siang atau malam hari, sebagai kebiasaan perempuan untuk menelan rasa stress mereka. Perilaku ini tentu saja menjadi rentan terhadap kesehatan gigi dan cenderung merusak gigi.

Mandel menyarankan untuk mengalihkan kecemasan/stress pada pena dan kertas. Sisihkan waktu untuk menuliskan masalah Anda untuk melihatnya kembali secara objektif dalam warna hitam dan putih, dan kemudian menuliskan beberapa solusinya.
Namun jika perilaku menggerutukkan gigi ini sudah parah, segera kunjungi dokter gigi untuk diberi pelindung gigi dan mulut.

5. Ruam
Kedengarannya aneh, tapi kulit Anda bisa menjadi barometer terbaik terhadap tingkat stres. Stres dapat menyebabkan ruam, biasanya berupa bintik-bintik merah atau gatal-gatal di perut, punggung, lengan dan wajah.

Dr Lombardo mengatakan bahwa beberapa ahli yakin bahwa hal itu ada
hubungannya dengan dampak dari stres pada sistem kekebalan tubuh-histamin dilepaskan, menyebabkan gatal yang memerah ini.

Maka jika merasa tingkat stres meningkat, letakkan tangan tepat di atas pusar. Setiap kali menarik napas, ikuti gerakan tarikan nafas, lakukan napas panjang dalam-dalam 5-10 kali secara berkala sepanjang hari.

6. Mual
Pernahkah Anda tiba-tiba merasa mual akibat tekanan yang menimpa Anda? Stres bisa mengganggu perut, dan mual dapat merupakan produk sampingan dari rasa khawatir.

Jika kecemasan Anda menyebabkan mual, cobalah trik yang diberikan Mandel: Biarkan air hangat melindas jari-jari Anda, ia akan memberi rasa sedikit nyaman.

7. Kantuk
Merasa lesu? Ini mungkin gejala stres. Hormon stres menyebabkan tubuh melonjak dengan adrenalin dan kemudian menyebabkan kantuk.
Stres juga akan merusak kualitas tidur, sehingga ketika bangun kita akan merasa lelah dan mudah marah. Apa yang harus dilakukan? Cara terbaik adalah pergi tidur lebih awal, atau tidur siang 30 menit, dan jangan merasa bersalah melakukannya.

Ada produktivitas besar dalam istirahat, sebab ia akan memulihkan kondisi dan fokus Anda!

8. Lupa
Tanyakan setiap perempuan yang mencoba untuk melakukan semuanya, ia akan menjadi cenderung pelupa (lupa janji, kunci hilang, lupa meletakkan pinsil di mana… Penelitian menunjukkan bahwa stres kronis secara harfiah dapat mengecilkan ukuran hippocampus, yang bertanggung jawab untuk kolom memory di kepala. Begitu kata Dr Lombardo. Tetapi ukuran itu akan kembali normal setelah kita bisa mengurangi tingkat stres.
Maka, supaya otak tetap berfungsi optimal, pergilah jalan-jalan, berlari menaiki tangga atau menari sejenak sambil mendengarkan lagu favorit. Latihan seperti ini membuat otak tajam dan bahkan bisa membantu menghadapi saat-saat stres di masa depan.

9. Kebingungan
Pernah merasa bingung untuk memutuskan apa makan malam hari ini? Atau apa yang harus dipakai untuk bekerja? Stres menyebabkan gangguan konsentrasi dan menurunnya fokus.

Hormon Stres lah yang menjadi penyebabnya. Maka untuk mengembalikan
fokus, cobalah berjalan-jalan di udara terbuka. Sinar matahari bisa membantu melepaskan serotonin tubuh untuk meningkatkan suasana hati, dan vitamin D membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.*

Source: 9 Gejala Stres dan Cara Mengatasinya | Berita Cerita Kota Medan http://www.medantalk.com/9-gejala-stres-dan-cara-mengatasinya/#ixzz0mxZrFtzj
Copyright: www.MedanTalk.com


sumber : MedanTalk. 17 April 2010

Kamis, 11 Maret 2010

Larangan Merokok Di Tempat Umum

Nama : Yayu Sri Rachmawati
Kelas : 1PA01
NPM : 14509313


Larangan Merokok Di Tempat Umum

Mulai tanggal 1 Januari 2006, peraturan Gubernur atau Pergub tentang larangan merokok akan di berlakukan. Di tegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kepada wartawan di balai desa. Berdasarkan Pergub 75 tahun 2005 Tentang Kawasan Dilarang Merokok, para perokok di tempat umum akan di kenai sanksi kurungan enam bulan penjara atau denda maksimal Rp.50 juta.
Menurut survey yang saya dapat 4 dari 5 orang, berpendapat setuju dengan pergub tersebut dan 1 orang sisanya tidak setuju dengan perbub tersebut, dan pendapatnya adalah :

"Saya sangat setuju dengan Pergub tersebut, karena merokok selain merugikan diri sendiri juga dapat merugikan orang lain dengan menghirup asapnya, apalagi untuk Ibu Hamil"
-Asmat A Rachmat, 52th. PNS

"Setuju, semoga saja dapat di terima dan dilaksanakan oleh masyarakat, terutama yang perokok"
-Titin S, 46Tth. IRT

"Setuju, ya semoga saja berkelanjutan dan bisa dilaksanakan sebaik mungkin, agar orang lain yang tidak merokok tidak kena imbasnya juga(perokok pasif)
-Adi Karyadi, 19th. Mahasiswa

"sangat setuju, semoga saja bisa menyadarkan para perokok"
-David R, 29th.

Empat orang di atas tadi, berpendapat setuju dan sangat setuju dengan Pergub tersebut, dan satu orang sisanya tidak setuju, dengan pendapat seperti ini :

"saya kurang setuju dengan pendapat tersebut, karena menurut saya, rokok bisa di jadikan teman untuk di jadikan pelampiasan di kala mood yang tidak tentu, lagipula sampai sekarang ini saya masih lihat banyak perokok yang masih melanggar peraturan tersebut."
-Trindah V, 19th. Mahasiswi.


Dari semua pendapat diatas, 99 persen setuju dengan peraturan tersebut, dan saya pun berpendapat setuju dengan pergub tersebut, karena merokok selain dapat merugikan diri sendiri, sangat berpengaruh terhadap kesehatan, dan mubazir karena hanya membuang uang, apalagi untuk merokok di tempat umum, dapat merugikan dan membahayakan orang lain, jika di sekitarnya ada ibu-ibu hamil dapat membahayakan janinnya, dan anak kecil serta lansia, karena menghisap asap rokok tersebut(perokok pasif). Akan tetapi, ada sebagian orang masih melanggarnya, dan tidak menghiraukan dengan peraturan tersebut, dengan beberapa alasan yang menurut pendapat mereka masing-masing, ada yang beralasan merokok bisa menghilangkan kejenuhan, stres, ataupun pengaruh terhadap mood, ya mungkin sebagian orang berpendapat seperti itu, tapi alangkah baiknya jika tidak merokok di depan umum, atau lebih baik lagi untuk menghilangkan kebiasaan agar tidak merokok, karena tidak merugikan diri sendiri.

Jumat, 26 Februari 2010

Tugas Minggu Kedua

Nama : Yayu Sri Rachmawati
Kelas : 1PA01
NPM : 14509313


1. Menurut anda mengapa kreatifitas begitu bermakna dalam hidup?
kreatifitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. dari sudut keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif(kadang di sebut pemikiran divergen)biasanya di anggap memiliki keaslian dan kepantasan. sabagai alternatif, konsepsi sehari-hari adalah membuatsesuatu yang baru. kraetifitas sangat bermakna dalam hidup, karna kraetifitas akan menghasilkan sesuatu yang berharga bagi diri sendiri, orang banyak, bahkan negara. setiap orang memiliki kreatifitas yang berbeda-beda, sesuai dengan kemampuan dan pola pikirannya. kreatifitas merupakan rasa seni yang dimiliki oleah setiap manusia, dan jika tidak ada kreatifitas dari pola pikir manusia, mungkin kehidupan tidak akan berkembang seperti sekarang ini atau bahkan lebih dari sekarang ini.

2. mengapa kreatifitas harus di pupuk sejak kecil?
Seperti yang telah dikatakan bahwa kreatifitas begitu besar peranannya dalam kehidupan manusia. Kreatifitas di pupuk sejak umur 3 tahun, anak mulai di beri tahu secara perlahan –lahan sekaligus apa bakat yang dimilikinya. Contohnya dengan bermain, bermain merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan spontan sehingga hal ini memberikan rasa aman secara psikologis pada anak. Begitu pula dalam suasana bermain aktif, dimana untuk memperoleh kesempatan yang luas untuk melakukan eksplorasi guna memenuhi rasa ingin tahunya, anak bebas mengekspresikan gagasan melalui khayalan, drama, bermain konstraktif dan sebagainya. Bermain memberikan kesempatan mengekspresikan dorongan-dorongan kreatifitas pada anak kecil, contoh berbagai bentuk bermain yang dapat membantu mengembangkan kreativitas, antara lain : mendongeng, menggambar, bermain alat musik sederhana, bermain dengan lilin atau malam, permainan tulis tempel, permainan dengan balok dan berolahraga.
Jadi kesimpulannya adalah kreatifitas harus di pupuk sejak kecil agar anak tahu bakat yang dimilikinya dan membuat anak cerdas dengan otak kanannya. Dan peran orang tua dan guru pembimbing untuk dapat menjadi fasilitator pengembangan kreativitas anak, dengan memfasilitasi anak agar dapat bermain dengan cara dan alat yang tepat sesuai dengan bakat, minat, perkembangan, dan kebutuhan anak.

3.Bagaimana peranan atau strategi 4P untuk anak kreatif?
Peranan 4P sangat bermanfaat untuk mengembangkan kreativitas anak, karena strategi 4P ini dapat menuntun para orang tua untuk memahami serta membimbing sang anak dalam mengembangkan kreativitasnya. karena otak kanan dan otak kiri anak harus seimbang.
1. Person(pribadi)
memahami pribadi anak, memahami bahwa setiap anak memiliki pribadi berbeda, baik dari bakat, minat, maupun keinginan, menghargai keunikan kreatifitas yang di miliki anak, dan jangan membanding-bandingkan anak, karna anak memiliki minat, bakat, kelebihan, serta kebatasannnya masing-masing, pahamilah kekurangannya dan kembangkanlah bakat kelebihannya.
2. Press(pendorong)
Dorongan dan motivasi sangat berguna bagi anak dalam mengembangkan motivasi instrinsik mereka, dengan begitu mereka akan sendirinya berkreasi tanpa di paksa atau ini itu. Hindari membatasi ruang lingkup/gerak sang anak, karena faktor tersebut dapat menghambat kreativitasnya.
3. Process(proses)
Proses berkreasi merupakan bagian paling penting dalam pengembangan kreativitas, dimana anak akan merasa mampu dan senang bersibuk diri secara kreatif dengan aktifitas yang dilakukannya, baik melukis, menyusun balok, merangkai bunga dan sebagainya. Hargailah kreasinya tanpa perlu berlebihan, hindari memberi komentar negatif saat anak berkreasi, apalagi disertai dengan perintah ini itu terhadap karya yang sedang dibuatnya, Peliharalah harga diri anak dengan mengungkapkan terlebih dahulu komentar yang secara positif.
4. Product(hasil)
Pada tahap ini, anak sudah bisa menghasilkan produk kreatif mereka.
4. Guilford (1967) menyatakan bahwa intelegensi berkaitan dengan berpikir secara konvergen, sedangkan kreativitas adalah berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk berpikir divergen. Bagaimana menurut ada mengenai pernyataan diatas !
Saya cukup sependapat dengan pernyataan Guilford di atas tentang berpikir secara konvergen dan divergen. Berpikir secara konvergen atau yang biasanya lebih dikenal dengan istilah otak kiri, dengan ciri: abstrak, proporsional, analitik, linier, sekuensial, analitik, obyektif, satu-satu, kaku, matematikal, verbal, pengguna pola. Sedangkan berpikir secara divergen, atau biasanya dikenal dengan otak kanan yang saya jelaskan pada pertanyaan yang no.1, dengan ciri: analogi, kongkret, bebas, imajinatif, asosiatif, intuitif, majemuk, holistik, subyketif, simultan, fleksibel, kreatif, visual, pencari pola.

5. Berikan contoh 3 perilaku kreatif yang mencerminkan Teori Freud (psikoanalisis) & Teori Kris (mekanisme pertahanan)!
Contoh teori Freud :
-Asosiasi bebas, khayalan, dan mimpi, merupakan sumber untuk merumuskan konflik tidak sadar yang menyebabkan gejala yang dirasakan dan permasalahan.
-Pemahaman aktivitas mental manusia dan perkembangan manusia.
- Adanya alam bawah sadar yang mengendalikan sebagian besar perilaku.
Contoh Teori Kris :
-Sekelompok orang atau suatu bangsa untuk berhadapan dengan kenyataan dan mempertahankan citra-diri.
- Rasa bersalah dan malu sering menyertai perasaan cemas maka kita harus membelokan impuls id ke dalam bentuk yang bisa di terima.
- Melindungi pikiran atau diri atau ego dari kecemasan, sanksi sosial atau untuk menjadi tempat “mengungsi” dari situasi yang tidak sanggup untuk dihadapi.